Selasa, 05 April 2016

I Have To Go (AGAIN)

Udah lupa caranya nangis. Nangisin kamu, lupa banget caranya. Rasanya kayak ada yg sakit di sini. Dada ini entahlah sakit, aku lagi bukan kumat penyakitnya lagi kan

Kenapa ini? Sesak rasanya, aneh rasanya. Susah aku ungkapkan banget. Di bagian antara tulang rusuk di bagian dada antara diafragma sebelah kanan. Rasanya ada yg memukul dengan keras, menekannya, sakit loh. Rasanya ada yg aneh? Kenapa ya? Sesak nafas?

Aku rasa bukan, nafasku lancar aja. Tapi tiap kali aku memejamkan mata lalu menarik nafas panjang. Rasanya tenang. Aku memutar sebuah lagu. Judulnya Cinta begini by Tangga. Aneh?
Kenapa rasanya teringat sesuatu? Aku teringat beberapa kejadian di masalalu. Apakah mungkin?

Aku sedang kecewa? Hah? Sudah lama aku tidak pernah merasa seperti ini. Apa ini kecewa? Aku rasa iya. Aku rasa kecewa bukan begini. Sekalipun aku kecewa, ga bakal di bawa hati banget. Kenapa ini? Kecewa jenis apa ini yg buat aku terus kepikir. Menyesal? Mungkin.
Lalu berpadu jadi satu. Kecewa dan menyesal. Aku kecewa.

Kecewa karena mengetahui jelas kalau dia ternyata hanya menjadikan ku pelampiasan, dia hanya menjadikan ku tempat istirahat hati. Aku menyesal.
Menyesal karena mengulang kesalahan yg sama. Ya, aku dengan mudahnya teringat dia terus yg tidak pernah melihat ku. Menyesali diri sendiri, dengan mudahnya tertipu dia lagi. Percaya kalau dia memang mau padaku, percaya dia sudah berubah.

Percaya! Percaya kalau dia menyesal padaku karena telah mengabaikan ku dulu.
Padahal itu semua omong kosong! Itu hanya salah satu tipu dayanya! Dia menghilang lagi sekarang. Mengatakan kalau kita tidak ada apa-apa. Mengatakan kita tidak baik kalau bersama, "kamu teman baik ku." Sakit!

Apa mau mu sebenarnya padaku! Kenapa kamu dengan mudahnya menarikku lagi ke hidupmu? Padahal aku sudah berusaha menghilang! Tahukah?
Aku sampai mencari strategi agar tidak bisa bertemu kamu? Sampai aku memilih kampus yg berbeda dengan mu. Aku lari selama ini! Usahaku sia-sia.
Kamu selalu bisa dengan mudah kembali lagi ke kehidupanku. Kembali lalu pergi lagi, bodohnya aku langsung luluh & percaya! Terimakasih.


Tahu kah? Aku tuh salah satu dari banyaknya cewe paling bego yg pernah ada. Kenapa?

Cause, dengan bersedianya terus menunggu orang yg jelas ga mau nengok ke arah aku. Ironisnya lagi, aku tahu kenyataan kalau kamu juga ga bakal pernah sekali pun buat nengok ke arah aku sebentar saja. Bego ya? Mau-maunya nunggu orang yang ga jelas. Nyesel?

Mungkin lebih tepatnya aku capek. Iya capek aja aku terus mengulang kesalahan yang sama. Maaf saja tapi sekarang aku mulai mengerti rasanya capek & menyerah. Makasih ya udah ajarin aku apa namanya menunggu dengan kesabaran yang sangat besar, makasih juga udah nyadarin aku kalo aku tuh bego mau nunggu orang yang bego juga, makasih udah ingetin  kalau usaha aku menghindar dari kamu belum maksimal & masih kurang.

Ya, aku sadar ini masih kurang. Ternyata dengan jarak saja tidak cukup. Melepas teman-teman baikku yg mengenalmu agar aku tidak lagi mendengar kabar darimu. Itu masih kurang. Masih kurang juga usahaku supaya kenal banyak orang baru. Aku harus bagaimana? Bagaimana caranya supaya aku bisa lupa semua masalalu itu? Bahkan doa-doa yg aku panjatkan kepada Tuhan juga masih belum dikabulkan. Aku kurang apa Tuhan

Aku ingin menangis, tapi tidak bisa.
Iya, sulit! Entahlah, sulit sekali. Bahkan aku sempat merasa air mata untuknya sudah kering. Tapi dada ini sesak, sakit. Kenapa ini? Tapi mata ini & pikiran ini mengatakan, sudah tidak ada lagi air mata yg dikeluarkan hanya untuknya. "Sudah cukup dulu kamu bersedih tentang dia terus. Kami lelah harus terus mengungkit orang itu terus, sudah saatnya kamu istirahat darinya." Entahlah pikiran & air mata berkata seperti itu padaku. Tapi hati berkata, aku masih belum bisa & rela melepasnya! Aku ga bisa! Sulit! Siapapun tolong temukan aku.

Aku akan pergi untuk mencari tempat persembuyian, lagi. Itu kata hati ku yg lain & logika ku yg mengatakannya. Aku akan kembali bersembunyi, kembali menghilang sejenak. Untuk kamu disana.
Terimakasih. Terimakasih sudah singgah & mampir sejenak disini. Terimakasih, aku harap kamu tidak bisa menemukanku lagi.

Untuk kamu disana.
Aku harap kamu tidak menemukanku untuk kesekian kalinya. Aku berharap yg menemukannku bukan kamu, tapi yg lebih pantas.

I have to go (AGAIN) , thanks for everything :)

Rabu, 03 Februari 2016

Higurashi no Koi [蜩の恋] Kisah Higurashi

Kisah Higurashi yang selalu tidak disadari keberadaannya yang sangat dekat, semoga kau menyadarinya tidak terus memalingkan wajah. Lihat lah! Temukan!
Back song Higurashi no Koi JKT48

Tempat dimana serangga berbunyi
Apakah engkau mengetahuinya?

Di tempat ini, tempat yang tenang hanya terdengar suara kepakan sayap serangga angin lembut yang menerpa dedaunan yang selalu menjadi tempat berlindung para serangga. Ya, ini lah tempat berlindung ku. Tempat yang selalu aku datangi jika aku menginginkan kesendirian & ketenangan diriku. Tetapi, di sisi lain aku bertanya. Apa kah kau mengetahui keberadaan ku sekarang? Apakah kau menyadari tempat ini? Aku selalu berharap kau datang ke sini & menemukan ku. Aku ingin kau mengetahui diriku.

Di dalam pepohonan taman yang
Mulai berubah menjadi gelap

Hari-hari ku habiskan ditempat ini, tidak terasa hari sudah semakin gelap. Suasana pun berubah, tidak hanya dedaunan di pohon yang sudah semakin tidak terlihat itu. Tapi juga kau. Kenapa kau tidak juga menyadari keberadaan ku? Apakah karena hari semakin gelap? Tapi apakah kau mendengar bisikan hati ini? Aku memanggil nama mu di dalam hati dalam gelap ini.

Diriku yang kau kira hanya teman

Aku mengingat kejadian sebelumnya, kita selalu bersama dalam kehidupan ini. Aku ingat saat kau membuat ku tertawa, aku ingat saat kau melemparkan senyum itu hanya untukku, aku ingat kau selalu menghampiriku dengan semangat. Seolah kita dua orang yang cocok. Tapi, nyatanya. Kau pernah berkata dengan mudah sambil mengusap kepalaku, kau berkata bahwa kita teman yang baik. Ya, kau hanya menganggap kita hanya teman. Padahal kau sama sekali tidak pernah mengintip sedikit pun isi hati ku yang sebenarnya ini.

Walau menangis disini sendiri

Aku selalu menatap bola mata mu yang indah itu, aku selalu mencari arti diriku yang sebenarnya pada diri mu. Apa kah ada diriku di mata itu selain pantulan bayangan diriku? Atau memang hanya bayangan saja? Tidak kah kau merasakan kehadiran mu di bola mata ku ini? Apa kah kau melihatnya? Atau aku harus meluapkan semua air mata ini dengan sia-sia dihadapan mu agar kamu mengerti? Tidak, percuma! Aku hanya bisa memendamnya sendiri.

Tidak pernah dirimu sadari
Oh, gumaman yang menyedihkan

Masihkah kamu belum menyadari nya? Aku tidak bisa terus menerus terdiam menahan semuanya. Tapi aku tidak tahu harus bagaimana. Aku terdiam, terdiam terus mencari makna diriku sebenarnya di hati mu. Dengarkan lah! Sekali ini saja, coba kamu dengarkan bisikan hati ku ini. Sakit! Sakit mengingat perasaan yang menyedihkan ini, namun kau masih juga tidak bisa menyadarinya. Kau masih belum mengerti juga?

Sebelum musim ini usai dan berganti
Ku kan terbang ke suatu tempat

Aku tidak bisa terus-terusan berdiam. Kau tahu? Itu sangat lah menyakitkan! Terlebih jika aku mengetahui kenyataan bahwa memang benar diriku ini tidak ada dalam dirimu itu. Aku akan pergi, ya aku pergi. Pergi karena percuma saja aku menunggu mu yang masih terdiam tidak menyadarinya, sedangkan kau malah menjadi sosok yang mulai tidak ku kenal. Kau berubah? Kenapa? Apa karena ada orang lain? Karena orang itu, kau mulai berubah padaku? Hanya padaku? Ya, aku akan pergi. Sebelum aku melihat kau lebih berubah lagi, aku akan pergi lebih dahulu sebelum kau minta.

Berada di samping mu membuatku tersiksa

Sakit! Kenapa ini terjadi? Aku ingin sekali pergi benar pergi dari mu. Kenapa tidak bisa? Sikap mu malah berubah sekarang. Aku tidak bisa terus berada di dekat mu terus kalau begini caranya. Kau tahu bagaimana rasanya saat orang yang kau suka ternyata menggandeng orang lain, lalu dengan mudahnya dia memperkenalkan orang itu pada mu? Sedangkan posisi mu sekarang selalu ada di sampingnya, selalu memberi isyarat bahwa kau sangat tulus padanya. Sakit!

Cinta yang hanya sementara

Mungkin memang kisah kita hanya sementara. Mungkin memang seperti ini lah sekenario untuk kita. Aku berharap rasa ini cepat berlalu, aku tidak mau terus berlarut-larut dalam kesedihan ini. Aku ingin menyudahi & menyerah dengan cinta yang hanya datang untuk sementara.

Diriku...
Mungkin mungkin mungkin
Tersesat di hutan dalam hati ini

Tapi kenapa! Sulit sekali aku pergi meninggalkan perasaan ini. Sulit untuk ku segera meninggalkan tempat yang selalu menyiksa ku ini, aku ingin beralih. Tapi tidak bisa! Aku terus saja berputar-putar ditempat yang sama, hati yang sama. Hati yang sudah tidak ada arti diriku disana. Aku tidak bisa terus disini! Aku ingin pergi! Tapi kenapa? Kenapa sulit? Aku tersesat dalam belenggu tidak jelas ini.

Diriku...
Mungkin mungkin mungkin
Setidaknya tengok dan lihat kesini

Apakah mungkin karena aku masih ingin mencari sisa-sisa kecil diriku dihati mu? Apakah aku masih penasaran? Aku tidak tahu, tapi nyatanya kau masih saja tidak menyadarinya. Kau masih saja menatapku dengan tatapan itu, tatapan yang sama saat aku pertama kali mencari diriku dalam dirimu. Sekali saja, tolong. Lihat aku sekali saja! Lihat hati ini berkat apa, hati ini selalu ada dirimu. Tidak yang lain.

Tak terungkapkan dalam kata
Summer ke-enambelas

Musim panas di usiaku ke 16 ini masih juga seperti itu. Masih juga kau tidak menyadarinya akan kehadiranku sebenarnya. Sedangkan aku sendiri masih juga sulit untuk mengungkap kannya langsung pada mu. Aku takut, aku takut mengetahui kenyataan yang mengatakan bahwa aku sama sekali tidak ada.

Jikalau nanti diriku tak ada 

Aku tidak tahu apa yang akan terjadi jika aku sudah tidak pernah menemui mu lagi. Jika aku benar meninggalkan mu. Aku tidak tahu apa yang akan terjadi. Terlebih kau masih juga belum menyadari keberadaanku selam ini. Aku selalu ada di dekat mu, tapi kenapa kau tidak pernah menyadarinya?

Tempat ini pun kan menjadi sepi

Ya, aku pergi. Tapi mungkin hati ini bisa saja merasa ada yang kurang, hati ini tersa kosong. Aku tidak tahu kenapa. Apakah karena hati ini hanya diisi oleh satu orang, yaitu kau? Tetapi setelah aku berusaha mengenyahkan semuanya tentang dirimu, kenapa rasanya terasa sepi? Rasanya hampa.

Yang dahulu selalu terdengar
Higurashi langit yang jauh

Ingatkah kau dulu aku selalu ada untuk mu? Aku selalu mendengar suara mu itu. Suara yang menyebut namaku beberapa kali, suara yang selalu menggetarkan hatiku, suara yang menggetarkan perasaanku, suara bisik yang selalu ingin aku raih & peluk erat. Tapi, semua itu berakhir. Semuanya sudah selesai sekarang. Kau pergi, pergi jauh dengan pilihan mu sendiri. Jauh, semakin tidak bisa aku gapai.

Hari esok berbeda dengan hari ini

Setelah menyadari kau juga mulai pergi, pergi dariku. Aku menyadari bahwa hari ini, kita yang sekarang. Akan berbeda dengan kita keesokan harinya. Mungkin esok kau tidak pernah menyapaku lagi, tidak pernah menyebut namaku lagi, tidak pernah tersenyum manis padaku lagi, tidak pernah tertawa bersama lagi, bahkan tidak pernah bertemu lagi.

Akan selalu terasa sepi

Semuanya sudah berubah, semuanya berubah. Hati ini, seketika hampa. Kenapa? Apa karena dia juga? Apa karena dia mulai pergi? Bukan kah aku juga ingin pergi karena mersa tersiksa juga? Hati ini sepi.

Dulu aku berharap kau menemukannya
Cinta kecil yang satu arah

Padahal aku sangat berharap, dahulu. Aku selalu berharap kau menemukan ku saat itu juga, menemukan keberadaanku yang lebih kecil dibanding lainnya. Padahal aku selalu membuat suara yang nyaring terdengar bahwa aku ada disini. Tapi, kau masih juga tidak menyadarinya. Hingga sekarang. Keinginanku Cuma satu, keinginanku tidak terlalu besar. Aku hanya ingin kau menyadari diriku & cinta yang aku punya untukmu. Hanya itu tidak lebih.

Sendiri...
Mungkin mungkin mungkin
Oh teramat singkat kehidupan ini

Inikah yang terbaik untukku? Ini kah sekenario untukku? Apakah aku memang hanya lebih baik tidak dengannya? Padahal hidup ini sangat singkat. Padahal masih banyak yang ingin ku sampaikan untuknya.

Sendiri...
Mungkin mungkin mungkin
Ingatlah kembali pernah ada masa

Yah memang seharusnya begini mungkin. Tetapi apakah kau ingat semua hari itu? Hari-hari kita? Hanya kita berdua, yang kau kira itu semua hanya pertemanan biasa. Padahal itu bukan hanya pertemanan biasa untukku, aku tidak bisa! Ingatkah kau sekarang? Aku selalu mengingatnya sendiri disini. Ya, sendiri.

Aku suka pada dirimu
Summer ke-enam belas

Hati ku tidak bisa berbohong. Aku tidak bisa berbohong. Haruskah aku mengatakannya langsung pada mu? Mengatakannya di musim panas ku yang ke 16 tahun ini? Tapi apa kah semuanya akan berubah? Berubah menjadi lebih baik setelah aku mengatakannya, aku rasa tidak. Kau sendiri bahkan sudah pergi sekarang, & tidak kembali. Aku ingin sekali mengatakan satu kata itu yang memiliki banyak makna. Suka, aku suka.

Higurashi no Koi

Cinta ini di ibaratkan jangkrik di musim panas. Jangkrik yang hanya bersuara di musim panas, jangkrik yang bersembunyi entah dimana namun suaranya jelas terdengar. Sulit untuk menemukannya jika hanya mengikuti suaranya. Tapi coba lah dengarkan dengan seksama, dalam suara itu selalu memiliki makna. Seperti berkata aku ada disini, aku selalu ada di samping mu. Kenapa kau masih tidak menyadarinya? Apa kah mungkin karena aku terlalu kecil untukmu? Apakah rasa cinta ini masih sangat kecil untuk mu? Cinta musim panas yang sangat kecil. Cinta yang hanya datang sementara namun sangat membekas. Cinta yang tidak pernah kau sadari. Higurashi no Koi (Cinta Jangkrik)

Selasa, 26 Januari 2016

Cantik Itu Ga Selalu Harus Berkulit Putih

For ladies! Hei cantik apa kabar? Apa masih ngerasa ga cantik? Minder karena warna kulit gelap? Come on ladies! Jangan rasis please!

Dear ladies,
Kita di ciptakan oleh Tuhan tuh berbeda, karena berbeda nya itu kita jadi unik. Sebagai wanita juga, ga seharusnya kita kurang mensyukuri apa yang sudah di karuniakan Tuhan untuk kita. Kita cantik juga berbeda-beda apa lagi di mata Tuhan, Tuhan menilai kita bukan dari fisik kita yang cantik apa engga loh! Tapi dari hati kita, cantik apa engga?

Cantik tuh ga harus punya kulit putih loh! Memang sih kita sebagai orang Asia yang tinggal di daerah tropis wajar kalau menilai yang berkulit putih itu biasanya lebih menarik. Karena jarang yang berkulit putih tinggal di daerah tropis. Tapi, ga juga tuh! Kalau pun berkulit putih tapi tidak bisa merawatnya kan percuma juga. Punya warna kulit berwarna gelap memang agak bikin minder untuk sebagian orang yang tinggal di kawasan Asia, apa lagi Asia tenggara yaa Indonesia ini.
Coba lihat Miss Universe 2015, kalau di perhatikan kulitnya Asia banget loh! Agak gelap gitu, tapi kenapa bisa di nilai cantik ya? Apa emang dia cantik dari dulu? :p yaah itu juga bisa jadi patokan sih~
Tapi sebenarnya bukan itu loh definisi cantik yang sebenarnya, bukan soal warna kulit. Tapi dari segi apa aja sih kita bisa di pandang cantik selain fisik? Berikut penjabarannya,

Mulai dari fisik

Coba lah untuk merawat diri
Ladies! Please! Please! Jangan males deh buat mengurus diri sendiri kayak kata lagu nya bebeb Justin Bieber, Love your self~ iya cintai diri kamu ladies! Caranya? Jangan malas mandi, jangan pernah malas cuci muka, jangan malas pakai pelembab, jangan malas pakai hand body, jangan malas! Se engganya rawat lah kulit kalian biar ga kering, kusam, apa lagi jerawatan musuh besar para wanita kaan~ minimal lah ladies bersihkan wajah kalian dua kali sehari, jangan malas cuci muka sebelum tidur, sebelum keluar ruangan terpapar sinar matahari seengganya pakai lah pelembab yang mengandung perlindungan dari sinar UV entah itu untuk wajah atau badan.



Rapih Ladies!
Coba lah dari kebiasaan buruk yang selalu berantakan, berubah menjadi rapih. Jangan malas untuk menyetrika baju mu ya ladies!
Tidak usah memaksakan untuk berubah drastis, cukup jadi rapih & modis cukup kok.
Terkadang banyak loh laki-laki yang kurang suka sama penampilan perempuan yang agak berlebihan banget, sampe acara pake pemutih yang malah jadi terlihat belang. Terus make up yang bukannya menyempurnakan malah terlihat seperti topeng. Duuh Don’t ladies! Just don’t! Cukup jadi rapih apa adanya, lalu coba lah referensi gaya model baju yang kamu suka & kamu banget. Lalu make up mu juga jangan lupa sesuaikan yaaa.

Mix and match!
Coba obrak abrik lemari kamu ladies! Mix gaya kamu yang terlihat biasa jadi gaya kamu sendiri yang menunjukan kalau kamu itu fashion leader banget. Kamu bisa padukan baju casual kamu dengan warna apa aja loh. Ga usah ikutin trand juga ga apa asal kamu sendiri punya jiwa fashion leader ladies~

Skin care.
Ladies! Please ini mah pleaseee banget jangan abaikan tubuh mu yang tertutup itu. Coba lah untuk memberikan pelembab/hand body/body butter, biar ga kering. Apa lagi kalau udah sampai belang! Don’t ladies! Just don’t! Ga sah kamu cantik kalo kamu malas! Jangan malas untuk merawat yah cantik. Kalau udah terlanjur belang gimana? Jangan di abaikan juga, tetap rawat kulit mu sebisa mungkin. Belang juga bisa ilang asal kamu rajin ngerawat nya looh.
Kulit bersih bebas minyak, jerawat, noda juga itu kunci cantik loh ladies! Jadi jangan malas yaa~ coba lah untuk bereferensi ke berbagai sumber cara menjaga kulit agar tetap terawat & merawatnya agar tetap cantik.

Rawat juga mahkota mu.
Cuci lah rambut mu seminggu minimal 3 kali ladies, jangan lupa gunakan conditioner agar rambut tetap lembut & lembab. Apa lagi yang rambutnya di warna harus selalu di beri vitamin rambut. Bila perlu ke salon yaaa biar salon aja yang menangani rambut kamu agar lebih terjaga.

Selain dari segi fisik yang harus di jaga, ada juga yang harus di perhatikan loh. Yaitu pribadi kita 
pastinya.

Jadilah wanita cerdas.
Cerdas di sini ga selalu harus yang berpendidikan loh ladies. Cerdas di sini kamu harus bisa menangani semua hal dengan diri kamu sendiri, cerdas dalam berbicara, cerdas dalam bergaul, cerdas dalam belanja, cerdas dalam hidup mu. Laki-laki suka loh sama wanita yang cerdas ;)

Perluas pergaulan.
Jangan sendiri mulu ah ladies! Yaah walau kenyataan mengatakan kamu emang jomblo, eits bukan berarti harus sedih miris loh ya! Maksudnya menyendiri di sini tuh kamu kurang mau bergaul sama lingkungan kamu. Padahal banyak orang-orang unik di luar sana yang ingin mengenal kamu lebih loh. Jadi lah wanita yang asik ketika saat berbicara atau bergaul yaa. Tapi jangan terlalu sok asik, nanti dikira kamu SKSD lagi. Sok kenal sok deket, kan jadi aneh tuh kesannya kita wanita murahan ewwwh.

Dunia ini keras tapi kamu bisa taklukan dengan hati mu!
Memang hidup ini keras banget ladies, tapi bukan berarti kita sebagai wanita lemah selamanya loh. Coba lah jangan manja, jadi mandiri. Jika sekiranya masih bisa mengerjakan sendiri jangan pernah minta tolong orang lain, kalau kamu terus begitu orang lain bisa merusak reputasi kamu jadi wanita cantik loh. Tapi jangan sok kuat juga yaa laki-laki Indonesia banyak juga kok yang baik, laki-laki juga suka wanita yang "terlihat lemah" jadi mereka berasa jadi kesatria gitu ;)

Love your self!
Iyaa kayak lagu iyaa :p tapi bener loh cantik, kalo emang ingin jadi cantik. Cintai diri mu dulu maka kamu akan merawat diri kamu sepenuhnya. Ladies! Jangan pernah ya merubah ciptaan Tuhan, ini karunia dari Nya loh. Seengganya kamu merawat yang sudah di berikan, itu sudah jadi sangat menyenangkan loh. Di tambah kamu bersyukur. Sempurna lah kamu sekarang ladies!

1..2...3...Say cheeees!
Ayo senyum! Jangan cemberut gitu ah! Banyak di dunia ini yang bisa kamu senyumin kok! Dengan senyum manis kamu itu bisa meluluh kan sekitar loh & kamu makin mendapat point cantik sepenuhnya lebih dari 100%!

Tuh, kunci supaya kamu cantik. Gampang kan? Ribet? Engga juga, asal kamu ga malas sih itu aja. Jadi jangan pernah ya mengatakan kalau kamu itu ga cantik karena warna kulit kamu yang gelap! Jangan yaaa! Kita cantik masing-masing dengan berbagai macam perbedaan. Semua wanita cantik ladies!


*sumber gambar by google

Behind You

Surat kecil untuk mu yang tidak pernah menengok ke belakang sedikit pun & menyadari bahwa ada yang selalu melihat mu di situ.

Aku sudah terbiasa melihat punggung mu, menatap pundak mu yang tegap & memperhatikan mu berjalan dengan langkah ringan. Aku selalu berfikir, apakah punggung itu sedang menopang beban yang berat? Apakah pundak itu bisa di jadikan sandaran untuk orang lain yang membutuhkan? Apakah langkah itu benar mempunyai makna tersendiri hingga terlihat begitu ringan di mataku?
Aku tidak tahu apa jawaban sebenarnya dari semua pertanyaan di kepalaku. Ingin sekali aku memanggil mu, meminta mu berhenti, lalu menanyakan pertanyaan itu untuk mengetahui jawaban dari mu langsung, bukan orang lain atau siapa pun. Tapi sayang, aku sama sekali tidak menemukan jawabannya yang membuatku puas. Karena aku tidak memiliki nyali yang lebih untuk melakukan itu. Sepele memang, tapi justru sangat berpengaruh besar padaku & kedepannya.
Aku sudah terbiasa melihat punggung itu, seolah itu adalah pemandangan yang paling indah bagiku. Selalu, selalu aku melukiskan bentuk sayap yang indah, lebar, putih bersih menghiasi punggung mu itu dengan jari tangan ku sendiri. Aku membayangkan, sayap itu sekarang sudah terbentuk sempurna. Kegunaan sayap tidak lain yaitu terbang, ya!
Saatnya kamu terbang! Tapi, dalam lubuk hati ini bertanya lagi. Relakah kamu membiarkannya terbang lalu pergi begitu saja? Selama ini apa? Jari tangan mu sudah susah payah kamu menciptakan sayap itu. Lalu, dengan mudahnya kamu biarkan dia pergi?
Entahlah, tetapi aku hanya bisa terdiam sambil meneteskan air bah yang perlahan keluar lalu deraslah. Tetapi, sesaat kamu tiba-tiba tersenyum sangat tulus tanpa terpaksa. Mataku tidak bisa terpejam & air itu berhenti mengalir. Aku bukan lagi melihat punggung itu sekarang, tapi wajah cerah yang berseri tanpa noda apapun, terdiam.
Kau membalikan tubuh mu tanpa aku minta. Sesaat aku ingin melangkah ke arahmu perlahan, kau malah mundur. Aku tidak mengerti, kenapa? Aku coba melangkah dengan sedikit cepat, kau pun melangkah ke belakang berlawanan dengan kecepatan yang sama. Aku terdiam. Kembali terdiam.
Kau pun begitu, & senyum itu masih belum menghilang dari wajah mu. Saat aku mulai mengeluarkan suaraku & bertanya kenapa?
Kau hanya bisa tersenyum, lalu perlahan kau terbang perlahan menjauhi ku sampai akhirnya aku melihat punggung itu lagi & terngiang suara mengucap bisik pada ku, “Selamat tinggal”.
Air bah yang aku kira bisa aku bendung itu kembali mengalir dengan sangat deras tak terkendali. Di sana, aku melihat punggung itu sudah terdapat sayap yang sempurna. & itu aku buat sendiri, aku yang telah menciptakan bibit penyesalan ini. Tapi, untuk apa aku menyesal tidak ada gunanya. Yang ku bisa lakukkan sekarang adalah tersenyum & merelakan dia memilih yang terbaik.
Aku tidak bisa memaksa orang lain agar memilihku. & pada akhirnya kau bukan memilihku, kau lebih memutuskan untuk pergi. Di sana, aku lihat ada sosok lain di sebelah punggung mu. Punggung yang lain, asing. Aku melihat kau tersenyum padanya, lalu menggandeng tangannya.
Kalian terlihat bahagia. Aku bayangkan kalau orang itu adalah aku, punggung itu adalah aku & ikut bersandar di pundak mu kemudian saling melempar senyum. Ya, aku tersenyum sekarang di susul rintik air kecil yang mengalir ke pipi ku. Semoga kau bahagia.

I miss You!

Minggu, 20 Desember 2015

Program Cari Data Dengan Bahasa C

Pencarian data tidak lepas dengan looping & array. Search juga ada beberapa jenis yaitu pencarian dengan variable logika, tanpa variable logika, & sentinel. Lalu bagaimana membuat itu semua? Saya akan menunjukan beberapa contoh project search dengan 3 jenis itu. Langsung aja!

1. Program pencarian nilai dengan variable logika, dengan menerima masukan data dari user maksimal 100 (banyaknya array) data integer lalu menentukan nilai yang akan dicari dari array tersebut.

Bahasa C :
#include <stdio.h>
int main ()
{
int a [100];
int x;
int s;
int i;
int n;
bool found;

printf ("masukan banyak data: "); scanf("%d",&n);
for (i=0;i<n;i++){
printf("masukan nilai array:");scanf("%d",&a[i]);
}
printf ("masukan nilai yang dicari: "); scanf ("%d",&x);
i=0;
found=false;
while(i<n && !found){
if(x==a[i]){
found=true;
}
else {
i++;
}
}
if (found==true){
printf("ditemukan di elemen ke- %d",i+1);
}
else{
printf("tidak ditemukan");
}
}
*karena ini menggunakan variable logika, maka di kamus terdapat type data boolean dengan variable bernama found. Lalu search juga tidak lepas dengan while.
Output/keluaran :

2. Program cari nilai tanpa variable logika, dengan menerima masukan data dari user maksimal 100 (banyaknya array) data integer lalu menentukan nilai yang akan dicari dari array tersebut.

Bahasa C :
#include<stdio.h>
int main()
{
int a [100];
int x;
int i;
int n;

printf ("masukan banyak data: "); scanf("%d",&n);
for (i=0;i<n;i++){
printf("masukan nilai array:");scanf("%d",&a[i]);
}
printf ("masukan nilai yang dicari: "); scanf ("%d",&x);
i=0;
while(i<n && a[i] != x){
i++;
}
if (a[i]==x){
printf("ditemukan di elemen ke- %d",i+1);
}
else{
printf("tidak ditemukan");
}
return 0;
}
*Perbedaannya jelas terlihat dari pemakaian variable logika saja, disini tidak di pakai jadi langsung saja setalah looping lalu ke kondisi If, lalu menampilkan hasilnya. Output/keluarannya sama saja seperti di soal pertama.

3. Program cari data dengan sentinel, dengan menerima masukan data dari user maksimal 100 (banyaknya array) data integer lalu menentukan nilai yang akan dicari dari array tersebut.

Bahasa C :
#include <stdio.h>
int main ()
{
int a [100];
int x;
int i;
int n;

printf ("masukan banyak data: "); scanf("%d",&n);
for (i=1;i<=n;i++){
printf("masukan nilai array:");scanf("%d",&a[i]);
}
printf ("masukan nilai yang dicari: "); scanf ("%d",&x);
a[n+1]=x;
i=1;
while(a[i] != x ){
i=i+1;
}

if (i != 0){
printf("ditemukan di elemen ke- %d",i);
}
else {
printf("tidak ditemukan");
}
}
*Perbedaannya jelas terletak pada array yang ditambahkan angka 1, & while.
Output/keluaran sama dengan yang diatas.

Di soal yang terakhir ini saya akan membuat program bernama Mata Kulaih, program ini meminta masukan data dari user berupa kode mata kuliah, nama mata kuliah, & jumlah sks. Jumlah data yang dimasukan maksimal 100 (banyak array), lalu meminta cari data berdasarkan kode mata kuliah, & jumlah sks. setelah itu menampilkan hasil cari itu. Saya akan menggunakan pencarian dengan menggunakan variable logika.
Contoh :
Masukan banyaknya data yang akan di input : 2
Data 1:
Kode mata kuliah : 123
Nama mata kuliah : Kalkulus
Jumlah SKS : 3

Data 2:
Kode mata kuliah : 124
Nama mata kuliah : Algoritma dan pemrograman I
Jumlah SKS : 4

Cari data berdasarkan kode : 124
Kode mata kuliah : 124
Nama mata kuliah : Algoritma dan pemrograman I
Jumlah SKS : 4

Cari berdasarkan jumlah SKS : 3
Kode mata kuliah : 123
Nama mata kuliah : Kalkulus
Jumlah SKS : 3

Bahasa C :
#include<stdio.h>
#include<iostream>

using namespace std;

int main()
{
typedef struct {
int kd_mk;
char nama_mk[50];
int jml_sks;
}mk;
mk a[100];
int x;
int i;
int n;
int s;
int d;
bool found;

printf("masukan jumlah data n:");scanf("%d",&n);
for(i=0; i<n; i++){
printf("masukan kode matkul: \n");scanf("%d",&a[i].kd_mk);
printf("masukan nama matkul: \n");scanf("%s",&a[i].nama_mk);
printf("masukan jumlah sks: \n");scanf("%d",&a[i].jml_sks);
}
printf("Cari data berdasarkan kode: \n");scanf("%d",&x);
i=0;
found=false;
while(i<n && !found){
if(a[i].kd_mk==x){
found=true;
}
else{
i=i+1;
}
}
if(a[i].kd_mk==x && found){
printf("nama matkul: %s\n",a[i].nama_mk);
printf("jumlah sks: %d\n",a[i].jml_sks);
}
else{
printf("tidak ditemukan \n");
}
printf("Cari data berdasarkan jumlah sks: \n");scanf("%d",&s);
d=0;
found=false;
while(d<n){
if(s==a[d].jml_sks){
printf("Kode matkul: %d\n",a[d].kd_mk);
printf("nama matkul: %s\n",a[d].nama_mk);
found=true;
}
d++;
}
if(found==false){
printf("tidak ditemukan \n");
}

return 0;
}
*Saya menggunakan typedef struct di programnya, typedef struct adalah type struktur di bahasa C.
Output/keluaran :

Minggu, 13 Desember 2015

Algoritma Array/Larik

Larik adalah struktur data yang statis, artinya, jumlah elemen larik harus sudah diketahui sebelumnya. Jumlah elemen larik tidak bisa diubah, ditambah, dikurangi selama running program. Mendefinisikan banyak elemen larik berarti memesan sejumlah tempat di memori dan memori akan mengalokasikan sejumlah lokasi memori sebanyak elemen larik bersangkutan.
Array tidak lepas dari looping, array juga ada beberapa macam, ada array 1 dimensi(string), ada juga array 2 dimensi(matriks). Lalu bagaimana membuat array 1&2 dimensi?

Contoh soal array 1 dimensi.

1. Menampilkan deret 1,4,9,16,25,... dengan disediakan array sebanyak 10.

Algoritma:
Program array1
Kamus
i : integer
a : array[10] of integer
Algoritma
for i=1 to 10 do
    a[i] <-- i^2
endfor

Bahasa C:
*untuk di bahasa c, pangkat 2 tidak ada maka diganti menjadi kali dengan variabel/bilangan yang sama.
Output/keluaran
2. Meminta masukan nilai dari user sebanyak n buah bilangan, lalu menampilkan nilai terkecil dari 1000 bilangan.

Algoritma:
Program array2
Kamus
n, min, i : integer
a : array[10] of integer
Algoritma
input(n)
for i=1 to n do
      input a[i]
endfor
min <-- 1000
    for 1=1 to n do
        if(min>a[i])then
            min <-- a[i]
endfor
        output(min)
endif

Bahasa C:
Output/keluaran

Contoh soal array 1 dimensi (String).

1. Meminta masukan kalimat dari user lalu minta masukan huruf yang akan dihitung, & menghitung jumlah huruf di dalam kata tersebut.

Algoritma:
Program huruf
Kamus
kalimat : string
hu, hg : character
i ; integer
Algoritma
input(kalimat)
input(hu)
input(hg)
for i=1 to len do
if(kalimat[i]=hu)then
kalimat[i] <-- hg
endif
endfor
output(kalimat)

Bahasa C:

*strlen adalah nama fungsi di bahasa C untuk menghitung banyaknya kata(string).

Output/keluaran:

Contoh soal array 2 dimensi.

1. Buat matriks dengan deret sbb:










Algoritama:
Program buatmatriks
Kamus
array c[4,4] of integer
d, e, f : integer
Algoritma
f <-- 1
for d=1 to 4 do
for e=1 to 4 do
     c[d,e] <-- f
     f <-- f+1
endfor
endfor
for d=1 to 4 do
for e=1 to 4 do
output c[d,e]
endfor
endfor

Bahasa C:




















2. Hitung 2 matriks 3x3 dengan menerima masukan dari user lalu menghitung jumlah, kurang, dan kali matriks tersebut.

Algoritma:
Program hitungmatriks
Kamus
array a[3,3] of integer
array b[3,3] of integer
array c[3,3] of integer
array d[3,3] of integer
array e[3,3] of integer
f, g :integer
Algoritma
for f=1 to 3 do
for g=1 to 3 do
    input a[f,g]
endfor
endfor
for f=1 to 3 do
for g=1 to 3 do
    input b[f,g]
endfor
endfor
for f=1 to 3 do
for g=1 to 3 do
    c[f,g] <-- a[f,g]+b[f,g]
    output c[f,g]
endfor
endfor
for f=1 to 3 do
for g=1 to 3 do
    d[f,g] <-- a[f,g]-b[f,g]
    output d[f,g]
endfor
endfor
for f=1 to 3 do
for g=1 to 3 do
    e[f,g] <-- a[f,g]*b[f,g]
    output e[f,g]
endfor
endfor

Bahasa C:
#include<stdio.h>
#include<iostream>
using namespace std;

int main()
{
int a[3][3];
int b[3][3];
int c[3][3];
int d[3][3];
int e[3][3];
int f;
int g;
int h;
for(f=0; f<3; f++){
for(g=0; g<3; g++){
printf("masukan matriks 1 :"); scanf("%d",& a[f][g]);
}
}
for(f=0; f<3; f++){
for(g=0; g<3; g++){
printf("masukan matriks 2 :"); scanf("%d",& b[f][g]);
}
}
for(f=0; f<3; f++){
for(g=0; g<3; g++){
c[f][g]=a[f][g]+b[f][g];
cout<<c[f][g]<<" ";
}
cout<<"\n";
}
for(f=0; f<3; f++){
for(g=0; g<3; g++){
c[f][g]=a[f][g]-b[f][g];
cout<<c[f][g]<<" ";
}
cout<<"\n";
}
for(f=0; f<3; f++){
for(g=0; g<3; g++){
for(h=0; h<3; h++){
c[f][g]=a[f][g]*b[f][g];
}
cout<<c[f][g]<<" ";
}
cout<<"\n";
}
return 0;
}

Rabu, 03 Juni 2015

Kuliah Jurusan IT Jangan Sampai Bilang Salah Jurusan

"Duh kayaknya aku salah jurusan deh, aku kira informatika engga kayak gini. Udah ga sanggup dah!"
Sering banget kita bakal denger kata-kata itu seengganya beberapa orang di tiap pertengahan semester saat ambil kuliah di jurusan informatika atau IT. Sebagai orang yang pernah berpengalaman, ane denger ungkapan itu dari temen sendiri & alhasil hati-hati dah sama orang yang udah ngaku kayak gini! Biasanya mereka orang-orang yang bakal segala nempel saat butuh. Misal ada tugas, mereka tiba-tiba berubah jadi bak cinderella di siang bolong. Tapi jangan terayu dulu! Ada udang di balik batu. Ga enak sumpah punya temen kayak gini :'(
Nah buat menghindari kejadian ga enak kayak gitu, mulai sekarang coba deh pikir-pikir dua kali mau pilih jurusan terutama IT.
Sebenarnya jurusan IT tuh yang kayak gimana sih? Apa yang seperti di mata pelajaran TIK di masa SMP dulu, yang paling gampang pelajarannya? Untuk jawaban ke dua itu, salah! Memang benar jurusan informatika tuh yang mengoperasikan komputer dan perangkatnya (hardware software). Lalu apa informatika yang soal service komputer? Kita memang bakal belajar soal troubleshooting tapi hanya intinya saja, di jurusan informatika kita bakal lebih condong ke pelajaran logika, algoritma, & pemrograman.

 Informatika masuk ke kategori IPA, karena untuk belajar pemrograman kita harus bisa menguasai matematika & bahasa Inggris khususnya, sisanya logika. Matematikanya juga bukan matematika murni, tapi masuk ke matematika teknik. Jadi jangan kira di kuliahan nanti tidak ada pelajaran paling bikin alergi ini ya :3 mereka selalu setia sama kita kok, belum pelajaran umum lainnya, so sweet kaaan </3
Pemrograman apa sih?
Contoh simple aja ya, tau kalkulator di laptop kita? Tau Facebook, Twitter, Wikipedia? Tau Android, IOS? Nah, kita dituntut untuk membuat seperti diatas. Yaaa engga sampe disuruh bikin kayak FB juga, istilah dasarnya kayak gitu. Kita bakal belajar bahasa pemrograman, basis data, & logika dari bidang dekstop, web, mobile, dan lainnya. Ini lah bagian terberat saat masuk jurusan informatika. Tapi jangan takut, ngoding tuh asik loh kita malah jadi semakin berani buat berimajinasi untuk membuat aplikasi/sistem informasi yang baru. Atau suka sama game? Kenapa engga kamu bikin aja game sendiri? Nah, di sini lah tempatnya.
Lalu kuliah jurusan informatika itu kalau bekerja dibidang mana? Informatika bukannya gampang ya dapet kerja, dikantoran, perusahaan, atau di tempat service?
Memang benar, tapi lebih tepatnya yang dipertanyakan tuh mau jadi apa kamu di jurusan informatika ini? Kasir, admin, tukang fotocopy, penjaga warnet? ._____.
Salah banget! Orang informatika itu lebih condong menjadi programer, web developer, konsultan IT, masih banyak lagi yang diatas itu semua. Jangan salah loh, lulusan sukses dari IT bisa meraup uang sampai jutaan rupiah dalam satu project saja.
Memang benar kalau kuliah jurusan ini banyak di minati karena masa depannya terjamin, tapi itu juga kalau kamu benar bekerja di bidang programer bukannya jadi kasir & lainnya yang lebih condong malah jurusan pemasaran atau perkantoran. Kalo emang mau jadi admin kenapa engga masuk jurusan ekonomi aja? :/

Malah banyak loh programer Indonesia di pekerjakan di luar negeri, karena disana IT perkembangannya sangat pesat. Gaji nya juga lumayan :3 Kalau di dalam negeri masih sedikit, tapi sedikit demi sedikit juga sudah banyak perusahaan membutuhkan programer untuk membuat aplikasi web online shop misalnya.
Tapi kamu juga harus kuat tekanan yang pasti di kasih dosen misalnya dalam sehari langsung di kasih tugas bikin aplikasi 3. Kalo kata ane sih bukan masalah kamunya ga sanggup ngoding juga, tapi kamunya aja yang udah ga minat sama jurusan ini. Kalo kamu jalanin sambil memikirkan impian masa depan kamu yang diharapkan pasti secara ga langsung kamu udah minat sama jurusan ini & siap menjadi programer. Oh terus jangan bandingin tugas orang IT lebih berat di banding jurusan yang lain ya. Karena setiap masing-masing jurusan itu punya tingkat kesulitannya. Jadi banyakin dzikir & doa aja buat yang muslim supaya di kuatin & ditabahin dalam menghadapi tekanan yang ada. Amiiin~

Jadi jangan sampai kedenger ucapan salah jurusan karena masuk informatika lagi ya! Pikirin baik-baik deh kalau milih jurusan, bukan sekedar banyak peminatnya apa engga. Tapi juga pikirin juga masa depan kamu mau jadi apa, kalau emang niatnya kerja dibagian admin atau akuntansi yang ngurus uang perusahaan. Saran, itu ga ada sama sekali hubungannya sama IT (JELAS!)
Inget juga, semua jurusan kuliah selalu ada tingkat kesulitannya masing-masing. Kalau mau sukses harus rela untuk pernah merasakan jatuh. Tapi setelah jatuh kamu harus bangkit lagi, jangan cuma diam aja merangkak entah tujuannya mau kemana. Berdiri lah jangan pantang menyerah, Never Giveup! ;)


Anak informatika koding aja di ulik sampai ketahuan masalahnya dimana terus bisa nyelesain masalah itu, apa lagi sama kamu yang coba diem-diem ngulik hati kamu ada aku atau engga. Kalau ketauan ada, siap-siap di hack sama kita ya :*
Mau IF, ELSE IF, atau ELSE. Tetap aja kok aku bakal nampilin Echo "Aku sayang kamu"; di hati aku ini cuma buat kamu :*
Ciyeeelaaah malah ngegembel lagi dah :v yaudah lah ya jangan ragu & konsisten kalo mau masuk informatika, inget tuh pikir bae-bae kalo engga nyesel ditengah jalan yang kagak ada gunanya. Jadi orang informatika asik loh ;)


*sumber gambar google image

Sabtu, 17 Mei 2014

Membuat form login dengan netbeans dan database mysql


Pada artikel kali ini, saya ingin menuliskan tutorial membuat form login menggunakan java dengan netbeans, dan menggunakan database mysql. Form login yang dibuat, prinsipnya hanya ingin mencocokkan masukkan yang akan diinputkan oleh user dengan record yang terdapat pada database. Setelah dicocokkan input dengan record yang terdapat pada database, maka akan menampilkan pesan bahwa inputan dengan recordnya cocok. Inputan pada form login hanya menggunakan dua parameter saja yaitu user id dan password. Sedangkan atribut pada database mysql terdiri dari 5 atribut yaitu id, userid, nama, password, posisi.
Berikut ini ringkasan tutorialnya
1. Membuat database dengan atribut seperti berikut ini :


2. Buat project baru, java application pada netbeans, kemudian buat new JFrame form




3. Membuat method untuk menghubungkan ke database


4. Deklarasikan variable yang digunakan pada method tersebut



5. Koreksi lagi library object yang dibutuhkan supaya dapat terhubung ke database

6. Source code button OK


7. Source code untuk button cancel, silakan dibuat sendiri 

Bisa juga dengan this.dispose();

Selamat mencoba!!^^/

Jangan lupa tinggalkan komentar agar tidak hanya menjadi spam^^

Senin, 14 April 2014

Di Jailin di Perpustakaan Daerah

Hallo semuanya!!^^/ Saat ini aku akan berbagi cerita cerpen karyaku sendiri yg judulnya "Di Jailin di Perpustakaan Daerah" Semoga kalian menikmati bacaannya & jangan lupa tinggalkan komentar yaa^^/
Selamat membaca~


Nama ku Ami, saat ini aku masih duduk di salah satu bangku SMK swasta di Bandung & kini aku sudah kelas 11 dengan teman-teman baikku. Ceritanya waktu itu kebetulan sekolah pulang cepat dalam sepekan ini karena kita sedang melenjalani UAS, & otomatis kita juga sering main dulu sebelum langsung pulang sekolah. Waktu itu aku, Ira, & Nisa sedang ketagihan pergi ke PerPusDa di daerah Kawaluyaan. Karena selain banyak buku-buku yg menarik, tapi juga fasilitasnya memadai banget.
“Ke PerPusDa lagi yuk? Aku pingin lanjut baca novel yg kemarin nih! Belum selesai bacanya kan keburu mau tutup.” Ajak Ira saat kami sedang istirahat merefresh pikiran dari UAS barusan di kantin sambil memakan cemilan masing-masing. “Dasar! Dateng-dateng langsung nyolong ngajak aja! Bentar nih! Aku laper belum sarapan!” ucapku menanggapi Ira. “Yaaa tapi mau kan kesana? Yah Ami? Mau yaa? Kan katanya juga kamu mau lanjut baca novel sama komik yg kemarin.” Ira tiba-tiba memohon begitu. “Iya, iya deh!” aku menurut saja.
“Tapi aku ga ikut ya, soalnya aku disuruh pulang cepet nih sama mama!” ucap Elis nyambung sambil membereskan barang-barangnya juga. “Loh kenapa? Tumben, biasanya aja suka ikut kok!” tanya Nisa sedikit heran. “Mama ku lagi sakit, jadi aku harus pulang cepet. Udah ya semua! Aku duluan!” Elis langsung pamitan.
“Hei!” tiba-tiba ada yg menyapa kami sampai hampir membuat kami jantungan, saat aku melihat keasal suara. Ternyata Belina, kami mengomelinya sedikit karena sudah membuat kami hampir jantungan.
“Ke PerPusDa? Bener nih kalian mau kesana?” tanya Belina saat kami bilang tujuan kami setelah ini mau kemana. “Iya, emang kenapa?” tanyaku sedikit heran juga. “emm, aku boleh ikut ga? Soalnya aku juga males jam segini di rumah.” Belina.
“Boleh, makin banyak makin seru!” ucapku mengiyakan. “Iya, yuk langsung caw aja kesana!” Ira langsung mengemas barangnya sendiri sudah tidak sabaran. Aku & Nisa juga sama lalu langsung pergi naik angkot agar lebih cepat sampai sana. Sebenarnya lokasinya bisa ditempuh jalan kaki karena dekat juga dari sekolah, tapi kita males & ga mau capek.
Setelah sampai, kami berjalan kaki kedalam sedikit & sampai lah di PerPusDa, setelah mengisi buku tamu. Kami menuju locker untuk menyimpan barang, saat menuju ke lift tiba-tiba ada satpam yg menghampiri kami. “Maaf neng, lagi istirahat. Jadi tempatnya bakal ditutup sebentar, sekitar setengah jam lah.” Ucap bapak itu. Benar saja, ada pengumuman audio di sana. kami pun berfikir mau kemana, untuk menunggu selama istirahat.
“Aku laper nih! Nis, kita cari makan dulu yuk?” ajak Beliana. “Kalian mau jajan?” tanya Ira langsung menanggapi. “Iya, habis aku laper! Beli mie ayam yuk?” ajak Beliana lagi. “Aku tadi udah makan, ya udah kalian aja kesana.” Tolakku pelan. “Aku juga bawa bekel, ya udah kalian jajan aja. Nanti kita tunggu kalian di lantai 2 ya deket ruang baca remaja.” Ira merencanakan. Lalu kami sepakat, Nisa & Beliana pergi keluar lalu aku & Ira ke arah yg berlawanan. Ira mengajakku ke locker untuk mengambil bekal makannya, lalu kami berdua berjalan sambil mengobrol ke arah lift di dekat pintu utama. Saat lift berdenting & pintu terbuka, kami langsung saja masuk ke dalam yg tidak ada siapa-siapa karena tadi baru saja keluar seorang bapak-bapak yg bertugas bersih-bersih melewati kami.
Saat masuk & mau menutup pintu aku bertanya pada Ira mau ke lantai berapa, Ira langsung berkata ke lantai 2. Aku langsung menekan tombol itu & sampai di lantai 2, kami mencari tempat duduk & mendapat sofa yg kosong. Aku & Ira menunggu mereka disitu sambil Ira sendiri makan bekalnya, aku & dia terus saja ngobrol & tertawa bersama. Tiba-tiba hp ku bergetar, aku melihatnya ternyata sms dari Nisa. Dia bertanya aku dimana, aku langsung membalasnya untuk segera ke lantai 2 dekat ruang baca remaja.
Tidak lama, Nisa & Beliana datang menghampri kami. Mereka baru keluar dari lift itu, kami mengobrol bersama disitu & berfoto narsis juga sedikit. Aku melihat jam digital di hp sudah menunjuk angka 12.15
“Ra, solat dulu yuk?” ajakku padanya langsung. “ayo! Kalian ikut ga?” Ira beralih ke mereka berdua. “aku lagi dapet nih!” ucap Nisa langsung. “aku juga!” Beliana pun sama. “ya udah, kita solat dulu yuk? Kalian disini aja oke?” aku & Ira langsung beranjak & menuju lift lagi. “mushola nya dimana gitu?” tanya Ira padaku. “lantai 1, waktu itu seinget aku di sana. nanti deh kita cari aja!” ucapku langsung menekan tombol lift. Sebelum ke mushola, Ira mengajakku ke locker lagi untuk menyimpan tempat makannya yg sudah kosong. Lalu kami menuju mushola yg kami sendiri mengira-ngira tempatnya dimana, & akhirnya ketemu juga tempatnya.
Setelah solat, Nisa sms lagi & bertanya masih di mushola? Lalu aku berkata iya, ini juga mau balik bentar lagi. Setelah memasang sepatu, “Lewat mana?” tanya Ira padaku langsung. “Ke sana juga bisa kalo ga salah, kan waktu itu pernah ke sana terus ada lift.” Ucapku menunjuk lorong yg lumayan sepi. Aku & Ira langsung berjalan bersama kearah  lorong itu & kami sempat tersesat karena tidak menemukan liftnya juga, saat berjalan di lorong itu. Aku melihat kesalah satu cabang jalan di sebelah kanan, salah satu lampu di lorong itu berkedip-kedip tidak wajar padahal yg lain menyala sempurna. Ah paling rusak! Pikir ku begitu.
Ira pun sedikit aneh, dia malah banyak diam walau dari tadi dia terus melihat sekeliling mencari jalan & lift. “Ra! Mau kemana ih?” tanyaku yg mengikutinya disampingnya pas, “aku juga ga tau, di sana ga ada jalan, disana tapi taku salah.” Katanya ikut bingung.
“sebenarnya aku ngerasa & inget kalo lokasi liftnya itu di lorong yg tadi kita lewatin di sebelah kanan, Cuma aku ngerasa ga enak aja sama itu jalan.” Ucapku sedikit berbisik. “sama aku juga!” ucap Ira tersenyum remeh. Ira memang bisa melihat hal-hal yang tidak kasat mata, & aku sendiri? Aku hanya bisa merasakannya, aku tahu ‘dia’ dimana tapi aku tidak tahu wujudnya seperti apa kerena aku memang tidak bisa melihatnya.
Saat kami berjalan ke arah suatu ruangan, kami bingung karena jalan ini buntu hanya ruangan yg berupa gudang berantakan dengan kardus bekas. Saat kami masuk kedalam berharap ada pintu keluar, tiba-tiba Ira bereaksi seolah merinding ketakutan & berlari melewatiku duluan. “Ra tunggu! Ih kamu kenapa?” aku ikut meyusul mencoba tidak tegang. “Banyak banget!” katanya berhenti berlari & jauh dari tempat itu, “Masa?” aku mengerti dia berbicara apa. “Tadi waktu kita masuk, semuanya di ruangan itu ngeliatin kita terus mereka ngumpul ketengah ngeroyokin kita berdua.” Ucap Ira sambil menunjukkan raut muka sedikit ketakutan.
Aku beristigfar berkali-kali mencoba menengkan diri. “aku malah ngerasa ada yg ngikutin kita & utamanya aku malah.” Aku mulai merasakan reaksi yang dibuat oleh tubuhku yg biasanya muncul kalau aku merasakan keberadaan ‘mereka’. “Udah yuk, permisi! Kita ga ganggu kok.” Ucapku pelan & berjalan menarik Ira mencari jalan lagi.
“Kita lewat sini aja ya, kalo ga ada jalan sama sekali.” Saran Ira menunjuk lorong yg sebelumnya itu, “yakin? Aku takut nambah parah nih!” aku sedikit ragu. “Bissmillah aja!” Ira menegaskan, lalu aku pun melangkah bersama & melewati lorong itu dengan tetap membaca ayat Al-Quran. Lampu yang berkedip tidak wajari itu terus begitu, tidak berhenti atau langsung mati.
Akhirnya kami menemukan lift, saat langsung menuju lantai 2 langsung kami malah dikejutkan dengan lorong yg kosong lagi tidak ada siapa-siapa & malah ada tangga darurat. “Ini lantai 2 kan?” tanya Ira bingung. “Iya! Ga mungkin tadi salah mencet! Masa kayak gini sih tempatnya?” aku mengikuti Ira yg menuju ruangan kosong lagi & dia kembali berlari ke arah lift. Aku terus beristigfar sambil berjalan ke arah lift, “apa salah ya? Coba ke lantai 3.”
Lalu sampai disana, ini lebih aneh! Hanya gudang yang terbengkalai kosong tidak ada apa pun selain kardus bekas. Tapi di ujung sana ada pintu tertutup, aku mengajak Ira untuk ke arah sana. tapi Ira langsung berlari ke luar melewatiku, aku menyusul dia sambil melihat sekeliling karena aku merasa ada yg mengikutiku terus.
Tiba-tiba enatah kenapa aku merasa punggungku panas, apa ‘dia’ masih mengikutiku ya? Pikirku, lalu sekarang entah kenapa punggungku terasa sangat berat! Berat sekali seolah memikul beban yg besar & terasa panas juga. Aku terus mengucap kalimat istigfar dalam hatiku. “Ra, kenapa berat ya punggung aku?” tanyaku sambil menggandeng tangan Ira.
Ira lalu menengok ke arah ku & melihat ke atas, dia langsung menunduk & seolah tidak mau meihat lagi. “Kenapa Ra?” tanya ku sediki heran & sedikit panik juga. “Teh, ada!” ucap Ira yg sering memanggilku teteh dalam bahasa sunda artinya kakak perempuan.
“bohong ah!” bantahku sedikit terkejut mengerti maksud ucapannya. “Bener teh!” Ira melirik lagi kearah ku & tidak berani melirikku lagi. “Di.... mana? Besar?” tanyaku curiga kalo ‘dia’ ada di punggungku yg membuat ku merasa berat ini. “Di.... punggung teteh, lumayan.” Jawabnya pelan tapi tenang. “Astagfirullah!” sentakku langsung. Di susul membaca ayat-ayat Al-Quran dalam hati berulang ulang. “Ra... aku mau baca al-fatihah kenapa susah aku lanjutin?” tanyaku sedikit heran. “Coba teteh baca ayat kursi, tapi pelan-pelan aja kalo susah juga.” Katanya menyarankan. Aku menuruti, benar juga agak susah tapi tetap aku melawan kesusahan itu & membacanya berulang-ulang.
Setelah hampir samapai lift, Ira lalu mulai berani melihat kearahku & kami masuk lift lagi. Kami menuju lantai 2 kembali kesana & suasana tempat itu lebih aneh! Tidak ada jalan keluar sama sekali selain tangga darurat! “Ih jail banget! Ga lucu banget deh!” ucap Ira frontal sambil senyum meremehkan. “Satu-satunya jalan, kita jangan pake lift ini! Kita turun lewat tangga terus cari lift utama didepan.” Aku berfikir cepat karena sudah muak juga dengan semua ini. Ira menuruti ku & benar saja kita bisa menemukan lift utama di depan, kita berdua berlari senang menemukan lift itu & langsung masuk ke sana.
Aku & Ira mendesah lega bersamaan, “Tapi Ra, yg ada di punggungku tadi emang bener nih gede?” tanyaku sedikit penasaran. “Lumayan gede, tapi ga terlalu juga. Habis tepatnya dia duduk di sini teteh.” Ucap Ira sambil menepuk pundak bagian belakangku pelan, “masih ada?” tanyaku lagi. “Nggak ko, udah ga ada.” Katanaya menenangkan sedikit. “cewek cowok?” tanyaku sambil menunduk sedikit karena aku masih bisa merasakan beratnya itu walau pun sudah tidak ada.
“Cewek.” Jawab Ira tegas sedikit, aku menghela panjang. “Tapi masih kerasa beratnya loh, bekas kali ya masih ada?” ucapku lagi berterus terang. “Iya Cuma bekas aja, nanti juga ilang kok tenang aja. Habisnya tadi dia tuh mau masuk ke teteh Cuma ga bisa, mungkin karena teteh baca ayat Al-Quran terus, terus kayaknya dia mau ngetes teteh sedikit soalnya iman teteh kuat. Mungkin dia udah pergi juga capek terus ngikutin soalnya teteh susah dimasukkin.” Jelas Ira sambil memeragakan tangannya yg seolah mau menembus tubuhku dari belakang. “Serem liat tangannya! Item legam kayak terbakar gitu! Ih ya Alloh!!” erang Ira bergidig. Aku Cuma beristigfar terus & membaca ayat Al-Quran lagi & ternyata hafalanku itu malah lancar tanpa beban sedikitpun. Aneh pikirku, tapi aku terus melanjutkan bacaan untuk berjaga-jaga juga.
“aku masih kepikiran yg tadi di jailin, ga lucu banget sih! Jail banget serius! Kita salah apa coba sampe mereka jail ke kita.” Ucap Ira masih sedikit heran juga. “mungkin penasaran sama kita, makannya gitu. Udah ah aku ga mau lagi!” ucapku sedikit. “apa lagi aku teh! Tapi ada untungnya juga sih teteh yg bareng aku, coba kalo si Nisa. Pasti deh kalo ga bertingkah panik, kerasukan bisa kayak waktu itu!” ucap Ira. Aku  tersenyum mengingat Nisa yg pernah dirasuki tepatnya hampir waktu di sekolah & itu pun saat aku sudah pulang duluan.
Saat kami sampai di lantai 2, benar saja ini tempat yg benar! Aku langsung melihat Beliana melambai pada kami berdua, kami langsung menghampiri mereka & duduk di sofa dengan lemas. Kami menceritakan sedikit kejadian yg kami alami barusan, mereka sempat tidak percaya & sangat terkejut. “Uh! Kalo aku jadi teteh ga tau deh udah gimana.” Nisa bergidig menanggapi apa yg aku alami sendiri. Aku Cuma menggeleng sambil tersenyum pahit.

Lalu waktu istirahat habis, & ruang baca sudah bisa di masuki oleh umum. Selama membaca pun aku masih merasakan beban berat itu, tapi perlahan-lahan rasa itu mudar & hilang.

*Jangan lupa untuk tinggalkan komentar okee~ ;))